^Kembali Ke Atas

RSIAMALSEHAT.COM – Sragen. Di Indonesia, hampir setiap tahunnya selalu saja ada goyang/ senam yang menjadi viral. Ingatan kita masih segar dengan beberapa goyag yang sempat ngehits, sebut saja: Keong Racun, Shuffle Dance, Chaiyya-Chaiyya, Gangnam Style, Harlem Shake, Pen-Pineapple-Apple-Pen (PPAP). Semuanya mampu menyihir lintas generasi dan lintas profesi untuk melakukan goyangannya. Mulai dari anak sekolah, pekerja kantoran, hingga para pesohor hiburan dan tokoh penting di pemerintahan berlomba-lomba mengunggah videonya di dunia maya. Tidak terkecuali di tahun 2017, ada 1 senam yang mencuri perhatian publik yakni Senam Tobelo”. Goyang Tobelo yang merupakan lagu yang dipopulerkan oleh Kelvin Fordatkossu, salah satu penyanyi pop lagu daerah di Ambon, meledak sejak awal rilis pada tahu 2016. Lagu tersebut seringkali dijadikan iringan senam maupun tarian modern. Pada beberapa kesempatan, Senam Tobelo menjadi salah satu lomba prestisius yang dipertarungkan.
Pada hari Selasa, 7 Nopember 2017, RS Islam Amal Sehat Sragen mengirimkan perwakilan untuk mengikuti lomba Senam Tobelo dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional 2017 yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen bertempat di kantor DKK Sragen. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut diwarnai dengan atmosfer ketegangan dari ke-25 kontestan yang memperebutkan gelar juara. Persaingan terjadi cukup ketat, mulai dari penampilan luar seperti kostum, make up, beragam kreasi gerakan hingga mixing score yang dipakai sebagai pengiring pertunjukan. Tim RS Islam yang mendapatkan nomor urut tampil ke-23 mampu memukau keempat juri lomba. Harmonisasi dan dinamisasi gerakan, penjiwaan, kekompakan, keserasian kostum, make up, dan eksplorasi gerakan yang berbeda membuat RS Islam Amal Sehat Sragen berhasil membawa tropi Juara 1.
Farin Dinar Prastiwi sebagai salah satu peserta perwakilan Senam Tobelo menyatakan rasa syukurnya karena berhasil menjadi pemenang di ajang tersebut. “Hal ini merupakan kebanggaan yang tidak hanya milik pribadi dari para peserta namun merupakan kebanggaan bersama RS Islam Amal Sehat Sragen.” Semoga kemenangan ini mampu memicu semangat untuk mengukir lebih banyak prestasi di lomba Hari Kesehatan Nasional tahun mendatang. Jiwa pemenang bukanlah mereka yang senang ketika menang, jiwa pemenang adalah mereka yang tetap tegar walaupun tak bergelar. Jiwa pemenang bukanlah mereka yang jumawa ketika juara, jiwa pemenang adalah mereka yang tetap mereda walau gemuruh membuncah di dada. (nevi/cs)